Sabtu, 07 Juni 2014

POHON KENANGAN

terlihat ia disudut ruangan. Matanya penuh dengan cerita - cerita, cahaya tak seterang ketika matahari tersenyum, kakinya setara dengan dada, tangannya terkatup erat, menyelimuti setiap lekuk wajahnya. Fikirannya kini tengah menggambar sebuah pohon yang menjulang, ia menyebutnya pohon kenangan. tinggi Pohonnya menggambarkan berapa panjang waktu yang dibutuhkan untuk menanam dan memupuknya. Batang bawah adalah kenangan yang telah lama yang tercipta ketika pohon itu baru ditanamkan, batang atas adalah yang paling tinggi dan masih segar, kenangan yang baru saja ia rasakan. setiap lembar daun-daunnya tertuliska setiap cerita dalam hidupnya. suka dan duka. pohon itu begitu tegak membanggakan dia yang menanamnya. hari ini, pohon itu masih terlihat kokoh. namun, ia harus tetap tegak tanpa daun-daun kenangan yang telah mengering dan runtuh.

Semarang, 31 Mei 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar